Showing posts with label Musik dan Tari. Show all posts
Showing posts with label Musik dan Tari. Show all posts

Tuesday, May 15, 2018

Tari Tradisional

Pengertian Tari Tradisional dan Jenisnya

Pengertian tari tradisional adalah sebuah tarian yang tumbuh dan berkembang di daerah tertentu dan diwariskan secara turun temurun serta berpedoman luas dan berpijak pada adat istiadat setempat.
Selain itu tari tradisional juga diartikan sebagai tarian yang terdapat pada masyarakat tertentu dan menjadi budaya masyarakat dan bernilai magis. Kita sangat beruntung tinggal di Indonesia, negara yang kaya akan budaya dan keberagamannya. Jadi kita memiliki banyak sekali tari tradisional dari berbagai daerah.

JENIS TARI TRADISIONAL

Jenis tari tradisional ini dibagi menjadi tiga jenis, antara lain sebagai berikut.

1. TARI FOKLASIK

Tari foklasik disebut juga tari rakyat, sebuah tari yang tumbuh dan berkembang pada kebudayaan lokal dan tari ini telah ada sejak zaman dulu. Ciri khas dari kesenian tari rakyat ini adalah mempunyai unsur tari sederhana serta bernuansa sosial. Adapun contoh dari tari rakyat ini seperti lengger, tayub, orek – orek, angguk kubrasiwa, ndulalak, sintren, rodata dan masih banyak lagi.

2. TARI KLASIK

Tari ini tumbuh dan berkembang sejak jaman feodal, dan berasal dari kraton. Sama seperti tari rakyat, tari ini juga diwariskan secara turun temurun tapi hanya dikalangan bangsawan saja.
Berdasarkan pengertian tari tradisional, terdapat ciri khas dari tari klasik yaitu terdapatnya nilai estetis dan memiliki makna mendalam, busana tari mewah dan standarisasi. Contoh tari tradisional Indonesia jenis ini seperti tari srimpi, lawing ageng, lawung alit, bedaya, gandrung, gatut kaca, bandayuda, bondabaya, palguna – palgunadi, retna tinanding, srikendi bisma dan masih banyak lagi.

3. TARI KREASI BARU

Berbeda dengan dua jenis tarian sebelumnya, tari ini merupakan sebuah tari yang disesuaikan dengan perkembangan zaman. Namun tetap tidak merubah nilai nilai yang terkandung didalam sebuah tarian. Umumnya pakar tarilah yang mampu mengkreasikan tarian. Contoh tari kreasi baru ini seperti tari merak, roro wilis, roro ngigel, manipuri, kupu-kupu dll.

tari modern

Pengertian Tari Modern ( Jenis ,Sejarah Dan Tokoh ) - Pengertian Tari Modern Modern dance, atau dalam Bahasa Indonesia berarti tari modern, adalah suatu bentuk tarian yang terbentuk dan berkembang sejak dari awal abad 20 (Horosko,2002.P.1). Di beberapa tempat yang belum begitu mengenal tari modern seperti di Indonesia, ballroom dance serta concert dance juga masih dianggap sebagai bagian dari tari modern ini. Namun apabila dilihat dari latar belakang sejarah, tari modern ini sebenarnya dipelopori oleh penari-penari dari Amerika Serikat, serta penari-penari di beberapa negara di Eropa Barat yang “memberontak” terhadap ballet dance serta classical dance yang sedang booming saat itu.
 

Tari modern atau tari masa kini adalah bentuk tarian yang merupakan ciptaan kaum muda dan sifatnya hanya mencari popularitas dengan menciptakan rangkaian gerak yang sedang ngetrend (istilah kaum muda) dan umumnya bentuk tarian seperti ini tidak lama digemari oleh masyarakat (musiman).
Bentuk tarian modern yang belum lama hilang dari pandangan kita yaitu jenis tari dengan tehnik lejitan (break dance).
 
Ciri-ciri tari modern:1.    Penggarapan yang kreatif
2.    Tuntutan keasyikan
3.    Kepuasan batin
4.    Kekokohan solidaritas
5.    Popularitas yang tidak menentu
6.    Berbobot kreatif.

Tehnik tari modern:1.    Tehnik hula hoop
2.    Tehnik dangdut
3.    Tehnik lejitan (break dance).

Gerakan berirama dalam tari adalah suatu keadaan gerak yang dilakukan secara teratur menurut irama, baik irama gerak maupun irama musik. Semua gerakan yang dilakukan oleh tubuh kita dapat diolah melalui peralihan tenaga yang berbeda-beda. Misalnya gerakan tajam atau kuat (keras), gerakan ringan atau lemah (halus), dan gerakan sedang. Demikian pula kaitannya dengan irama yaitu ukuran waktu atau tempo untuk melakukan gerak. Tempo gerak ini erat hubungannya dengan jarak (ruang) dan aksen (tenaga). Yang termasuk tempo gerak antara lain: cepat, lambat, rendah, panjang dan pendek.

Tari modern adalah salah satu genre yang paling sulit untuk mendefinisikan dengan teknik.Modern tidak selalu cepat atau lambat atau dilakukan untuk musik tertentu, atau musik apapun.Itu tidak selalu menyorot keterampilan fisik tertentu atau bercerita.Hal ini belum tentu apa-apa.Dan itu dapat mencakup semuanya.Ini bagus dan besar dari sudut pandang banyak koreografer dan penari karena dalam teori itu memberi mereka kemungkinan tak terbatas untuk bermain dengan.

Pengertian Tari Modern ( Jenis ,Sejarah Dan Tokoh )

Tuesday, May 8, 2018

musik

Musik

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Musik
Music lesson Staatliche Antikensammlungen 2421.jpg
Lukisan sebuah vas Yunani kuno yang menggambarkan pelajaran musik (sekitar 510 SM).
MediumSuara
Originating culturebervariasi
Originating eraPaleolitikum
Musik adalah suara yang disusun demikian rupa sehingga mengandung irama, lagu, dan keharmonisan terutama dari suara yang dihasilkan dari alat-alat yang dapat menghasilkan irama [1] Walaupun musik adalah sejenis fenomena intuisi, untuk mencipta, memperbaiki dan mempersembahkannya adalah suatu bentuk seni. Mendengar musik adalah sejenis hiburan. Musik adalah sebuah fenomena yang sangat unik yang bisa dihasilkan oleh beberapa alat musik.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Musik dikenal sejak kehadiran manusia modern Homo sapiens yakni sekitar 180.000 hingga 100.000 tahun yang lalu. Tidak ada yang tahu kapan manusia mula mengenal seni dan musik. Dari penemuan arkeologi pada lokasi-lokasi seperti pada benua Afrika, sekitar 180.000 tahun hingga 100.000 tahun lalu telah ada perubahan evolusi pada otak manusia. Dengan otak yang lebih pintar dari hewan, manusia merancang pemburuan yang lebih terarah sehingga bisa memburu hewan yang besar. Dengan kemampuan otak seperti ini, manusia bisa berpikir lebih jauh hingga di luar nalar dan menggunakan imajinasi dan spiritual. Bahasa untuk berkomunikasi telah terbentuk di antara manusia. Dari bahasa dan ucapan sederhana untuk tanda bahaya dan memberikan nama-nama hewan, perlahan-lahan beberapa kosakata muncul untuk menamakan benda dan memberikan nama panggilan untuk seseorang.
Dalam kehidupan yang berpindah-pindah, manusia purba mungkin mendapat inspirasi untuk mengambil tulang kaki kering hewan buruan yang menjadi makanannya dan kemudian meniupnya dan mengeluarkan bunyi. Ada juga yang mendapat inspirasi ketika memperhatikan alam dengan meniup rongga kayu atau bambu yang mengeluarkan bunyi. Kayu dibentuk lubang tiup dan menjadi suling purba.
Manusia menyatakan perasaan takut dan gembira dengan menggunakan suara-suara. Bermain-main dengan suara menciptakan lagu, hymne, atau syair nyanyian kecil yang diinspirasikan oleh kicauan burung. Kayu-kayu dan batuan keras dipukul untuk mengeluarkan bunyi dan irama yang mengasyikkan. Mungkin secara tidak sengaja manusia telah mengetuk batang pohon yang berongga di dalamnya dengan batang kayu yang mengeluarkan bunyi yang keras. Kulit binatang yang digunakan sebagai pakaian diletakkan sebagai penutup rongga kayu yang besar sehingga terciptalah sebuah gendang.

Pra Sejarah[sunting | sunting sumber]

Teori pra sejarah musik hanya didasarkan pada temuan situs arkeologi paleolitik. Seruling merupakan alat musik yang banyak ditumakan pada zaman pra sejarah, yang salah satunya berbentuk seperti shakuhachi yang berasal dari Jepang. Ada seruling Divje Babe yang terbuat dari tulang paha beruang gua, yang diperkirakan sudah digunakan sekitar 40.000 tahun yang lalu. Berbagai jenis seruling dan alat musik yang terbuat dawai atau senar telah ada sejak zaman Peradaban Lembah Sungai Indus, India, yang memiliki salah satu tradisi musik tertua di dunia yang berasal dari kitab Weda. Penemuan terbesar dan tertua dari alat musik pra sejarah berlokasi di Cina, yang bisa dilacak balik ke antara 7000 dan 6600 SM. Lagu-lagu Hurri adalah kumpulan musik tertulis dalam tulisan kuno yang digali dari Hurrian di kota Ugarit yang diperkirakan telah ada sekitar 1400 SM.

Terapi[sunting | sunting sumber]

Terapi musik adalah proses interpersonal yang menggunakan musik untuk terapi aspek-fisik, emosional, mental, sosialestetika, dan spiritual untuk membantu pasien dalam meningkatkan atau mempertahankan kesehatan mereka. Dalam beberapa kasus, kebutuhan pasien ditangani langsung melalui musik; di kesempatan lain melalui hubungan yang berkembang di antara pasien dan terapis. Terapi musik digunakan untuk individu dari segala usia dan dengan berbagai kondisi, termasuk untuk gangguan kejiwaan, masalah medis, cacat fisik, gangguan sensorik, cacat perkembangan, penyalahgunaan zat, gangguan komunikasi, masalah interpersonal, dan untuk orang-orang yang berada dalam proses penuaan. Terapi juga digunakan untuk meningkatkan konsentrasi belajar, meningkatkan harga diri, mengurangi stres, mendukung latihan fisik, dan memfasilitasi sejumlah aktivitas lainnya yang berhubungan dengan kesehatan.
Salah satu catatan paling awal yang menyebutkan terapi musik berlokasi di (c. 872-950) Al-Farabi. Makna risalah dari Akal menggambarkan efek terapi musik di jiwa.[2] Musik telah lama digunakan untuk membantu orang dalam mengatasi masalah emosi mereka. Pada abad ke-17, sarjana Robert Burton dalam The Anatomy of Melancholy berpendapat bahwa musik dan tari sangat penting dalam mengobati penyakit mental, terutama melankoli.[3] Dalam catatannya disebutkan, musik memiliki "kekuatan yang sangat besar ... untuk mengusir penyakit" dan menyebutnya sebagai "obat sangat ampuh dalam melawan keputusasaan dan melankolis." Burton menunjukkan bahwa pada zaman purbakala, Canus, pemain biola Rhodian, menggunakan musik untuk "membuat seorang pria melankolis bergembira, ... kekasih lebih terpikat, seorang yang religius lebih saleh."[4][5] [6]Pada bulan November 2006, Dr Michael J. Crawford[7] dan koleganya juga menemukan bahwa terapi musik membantu pasien skizofrenia.[8] Dalam Kekaisaran Utsmaniyah, penyakit mental diobati dengan musik.[9]